TS Reincarnated as the Sub Heroine Chapter 2 Bahasa Indonesia

  TS reincarnated as the sub heroine chapter 2

Kehidupan malam!

 

Kami telah menetap di kota ini selama satu bulan.

 

Demi melindungi tanah ini dari Raja Iblis. Sang Raja mengirimkan party pahlawan terbaik. Jadi kamilah yang dikirim. Tetapi kami belum bisa menangkap satupun pasukan Raja Iblis.

 

Dana yang kami dapatkan dari raja telah dihabiskan separuhnya. Dan untuk mendapatkannya lagi kami perlu menunjukkan hasil. Yang dimana masih belum kami capai dan malah merusak kehormatan serta reputasi kami. Karena itulah Alto menjadi tidak sabaran. Dia memutuskan bagi kita semua keluar untuk mencari dan mencegat pasukan Raja Iblis.

 

Aku dan Birdie menolak ide tersebut. Meski bagus bagi reputasi jika didengar telah mencari pasukan lawan. Hal itu akan membuka celah sehingga meninggalkan kota dalam kondisi terbuka untuk diserang, dan kami tidak akan bisa melakukan apapun.

 

Ini bukan hanya soal kehormatan, tapi juga keselamatan para penduduk. Alto berhasil dibujuk, sehingga sebagai tindakan kompromi, kami dibagi menjadi 2 kelompok. Yaitu sebuah kelompok pertahanan dan kelompok pencari.

 

“Ini wajar bagiku dan Alto pergi mencari lawan. Alto dan aku dapat menjadi pasangan bertarung yang kuat, akan menjadi hal yang wajar apabila kami bersama. Karena aku bisa menggunakan sihir pencari kami akan memiliki kesempatan yang tinggi untuk bertemu musuh. Aku tidak dapat memikirkan pasangan yang lebih baik untuk Alto.”

“Tidak, kau bisa bertarung dalam jangkauan jarak dekat. Kau juga akan mengganggu jika ikut bergabung Wanita Golem. Akan lebih baik jika kau tetap tinggal disini dan melindungi kota.” (TN: jujur, kurang ngeh ama maksud kalimat pertama)

“Alto-sama! A-a-aku dan Alto-sama adalah pasangan yang cocok!”

“. . . Jangan tiba-tiba memeluk Alto kau Rubah Betina. Itu adalah – – – Tempatku.”

 

Sudah wajar pertarungan untuk mencari perhatiannya akan dimulai. Sesuai perkataan Alto, 8 dari kami akan dibagi menjadi setengah. Kemudian mereka berempat mulai panik. Salah satu gadis perlu ditinggalkan bahkan jika mereka semua ingin ikut dengannya. Mengarah ke persilisihan yang buruk ini. Kami hanya menatap dari samping dengan mata lelah.

 

Meskipun dibilang begitu. Birdie(Spear/Tombak), Aku(Healer/Penyembuh), dan Root(Navigator) tentu saja akan menjadi anggota tim yang sempurna. Andai Alto dapat menentukannya, seluruh kekacauan ini akan dapat diselesaikan. Meski dari keempat gadis itu. Tidak ada dari mereka yang akan menyerah dengan mudah. Kami semua berpikir dengan sama.

 

“Aku pikir karena aku juga seorang perempuan. Jika pendapat ini keluar dari mulutku hanya akan menuang bensin ke dalam api. . . Salah satu dari kalian tolong sarankan dirinya.”

“. . . Itu benar, tentu saja akan baik-baik saja jika aku yang meminta pada Alto.”

“Bertanyalah Root. Haaaaah, kenapa kita harus selalu berurusan dengan situasi ini.”

“Itu karena kau tidak populer, Birdie.”

“Mati sana.”

 

Root membangun keberanian. Kemudian memaksa masuk kedalam adegan pertempuran. Root luar biasa. Jumlah keberanian yang diperlukan untuk masuk kedalam garis pandang mereka semua, Aku tidak akan pernah bisa melakukannya. Lihat! Root mulai berbicara dan mereka semua melihat kearahnya.

 

“. . . .dan, apa yang coba ku katakan? Alto, akan baik untuk sesekali membawa kami keluar.”

“Itu bukan masalah. Baiklah, Root. Kendeangarannya bag–”

“””TIDAK BOLEH!”””

 

Yah, sesuai dugaanku ini takkan mudah.

 

“Kelcerobohanku. . . Aku tahu, seharusnya aku waspada terhadap lelaki dengan wajah perempuan.”

“Aku tidak pernah menduga jika Root-san adalah seorang rival. . . . Aku tidak akan kalah.”

“. . . .Kau homo. Jangan mengganggu perjalanan cintaku!”

“Tuan pecinta homosexual! Memalukan! Sangat memalukan!”

“Apa-apaan yang kalian semua bicarakan!?”

 

Tampaknya penampilan kewanitaan Root telah membuat kesalah pahaman yang menarik. Benar-benar pengorbanan yang terhormat.

 

“Hey, cepatlah keluar dari sini. Apinya akan segera meledak.”

“Baiklah. Meskipun kita telah kalah sekali.”

 

Kadang keputusan dengan kepala dingin perlu dibuat.

 

Bukannya kami tidak memiliki hati, kami hanya tidak berpikir negosiasi dapat mengarahkan root kedalam situasi semacam ini. Tapi berurusan dengan keempat gadis ini memang melelahkan.

 

Kami diam-diam mencoba meninggalkan Ruangan. Mencoba menjauh dari medan pertempuan dan menuju kearah pintu. Yeah, kita hampir bebas.

 

“. . . .Baiklah, ingin pergi?”

Birdie berdiri dengan jari kakinya dan diam-diam meninggalkan ruangan.

 

“Ok, ayo pergi.”

 

Aku tersenyum pada pertanyaan itu, dan dua pria. . . . tepatnya, pria dan wanita, lenyap kedalam jalanan di malam hari. Berjalan menuju tempat yang telah disebutkan sebelumnya. . .  Distrik lampu merah.

 

Aku tidak ingin kalian salah sangka mengenai hal ini, aku dan Birdie tidak punya hubungan semacam itu. Sisa-sisa kehidupanku sebelumnya masih menempel dalam diriku. Aku telah hidup selama lebih dari sepuluh tahun sebagai perempuan dan masih tetap menyukai seorang gadis. Meski tidak bisa memiliki kegiatan sexual dengan mereka, aku masih menikmati dimanja dan digoda oleh perempuan.

 

Aku memastikan jumlah uang yang kupunya di dalam dompetku. Dan kemudian kami berdua masuk ke dalam gelapnya malam.

 

“Tunggu! Aku bukan gay. . . Fio! Birdie! Tolong! Kalian ada dimana!?”

“. . . . Mencoba menarik Alto kedalam kehomoan, tidak bisa dimaafkan. . . . Tidak akan ada belas kasihan untuk hukumanmu”

“Mereka lari?! Ini kesalah pahaman, aku menyukai wanita. . .Hentikan! Meskipun kau wanita ke arah mana kau mengincar?!”

“Kami hanya akan mencabutnya, jadi jangan khawatir.”

“Seolah… Seolah aku bisa menahannya!” (TN: kasian Root, parah)

 

 

 

 

Distrik lampu merah memiliki kultur yang unik.

 

“Bagaimana kalau denganku harini~?”

“Oh! Onii-san! Mari kita mengobrol sesuatu yang menyenangkan!”

 

Segera setelah kami masuk ke dalam distrik, para gadis mulai datang kearah sini.

 

Pada distrik ini, para wanita dan penginapan dipisahkan. Disini tidak ada wanita yang menjadi kepemilikan penginapan. Sederhananya mereka berkeliling di jalan atau gerbang masuk kemudian memilih penginapan yang mereka suka. (TN: maksudnya penginapan gak bekerja sama dengan lacurnya.)

 

Meskipun itu artinya semua penginapan yang ada disini dimiliki oleh penginapan besar. Seluruh distrik hanyalah restoran penginapan dan begitulah industri ini bekerja.

 

“Birdie, bisakah kau menahan diri hingga tiba di tempat agensi? Wanita di jalanan hampir tidak pernah ada yang bagus. Kita bisa belajar dari kesalahan.”

“Itu adalah hal yang bodoh untuk dikatakan. Jika kita ketahuan menggunakan uang federasi maka itu akan buruk. Jika kita hanya bergantung pada uang yang kita dapat dari penghasilan sampingan, aku bertanya-tanya apakah itu bahkan cukup untuk gadis jalanan.”

“Apa yang seharusnya kulakukan tanpa membayar wanitaku! Kurasa aku hanya perlu menggigit jari dan makan sesuatu yang menyedihkan.”

“Bahkan jika aku mendapatkan beberapa dari para wanita, aku akan tetap kesusahan untuk makan dan minum, aku bahkan tidak berpikir apakah aku masih bisa pulang kerumah. Kenapa kita harus diharapkan untuk membayar makanan dan minuman, kenapa bukan pacarku saja yang melakukannya!?” (TN: njir ribet banget translate ini paragraf. pusing. Kebanyakan pengulangan kata.)

 

Wanita di kota ini biasa direkrut kedalam agensi jika mereka populer. Gadis yang direkrut dapat menjadi anggota dan akan memiliki gaji tetap serta pengaruh tempat kerja. Normalnya mereka adalah gadis cantik yang berada di sekitaran kota dan merupakan gadis baik hati yang mudah untuk diajak bicara.

 

Disamping itu, gadis baru yang kurang mengerti, perlu berdiri dan berkeliling jalanan mengenakan pakaian sexi sambil menjual diri mereka sendiri. Karena harga yang relatif murah, orang-orang lebih sering memilih mereka. Meskipun itu tergantung pada keberuntungan apakah kita akan menemukan gadis yang membosankan hingga wanita cantik kelas 1.

 

“Tidak, mereka akan menginginkan segalanya dariku jika hanya bertujuan untuk gadis baik. Akan tetapi, kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya, bahkan jika penampilan mereka menarik sifat mereka bisa saja buruk. Khususnya semua wanita dalam party kita. Wanita cantik bukanlah hanya tujuan kita.”

“Itu benar, terakhir kali aku memilih yang memiliki kepribadian buruk, itu adalah saat yang mengerikan. Aku tidak akan membuat kesalahan yang sama lagi, kali ini kepribadian yang baik adalah keharusan. Percayalah padaku”

“. . . . .Meskipun dengan kepribadian yang baik, aku tetap tidak ingin seorang gorilla.”

“Err, kita akan mengetahuinya. . . . .Aku akan mencari satu yang bagus. Aku segera kembali.”

 

Setelah mengatakannya, Birdie menghampiri wanita di seberang jalan yang melakukan pose sexi, sambil birdie mengenakan senyum menjijikkan. Baiklah, kau tak akan pernah tau apa yang akan terjadi.

 

Aku duduk diatas bangku diseberang jalan sambil menunggu Birdie selama 10 menit.

 

“Halo, senang bertemu denganmu! Namaku Pa-Palme!.”

 

Tak lama kemudian Birdie kembali membawa seorang gadis dengan rambut keriting dan bintik-bintik. Dia mengenakan baju lusuh, dan tampak gugup.

 

. . .Ini, Ini adalah!

 

“Mungkinkah kau gugup?”

“I-iya! Aku baru mulai minggu ini, tolong perlakukan aku dengan baik!”

 

Birdie mendapatkan hadiah yang konyol dalam pertaruhan ini! Jika kau baru disini, kau masih segar dan tidak memiliki kepribadian yang aneh. Namun ada kemungkinan untuk menjadi seseorang yang buruk dalam komunikasi.

 

Senang rasanya bisa berbicara satu sama lain dan melakukan percakapan yang menyenangkan, sebaliknya hanya akan ada keheningna. Nah, Birdie tengah memiliki wajah kemenangan. Mungkinkah ini memang kemenangan?

 

“. . .Tolong perlakukan aku dengan baik hari ini! Aku tidak punya banyak pengalaman sexual, jadi aku harap tidak membuatmu tidak nyaman. . .”

“. . . . Tunggu, serius!?”

 

Birdie, kau! Apakah kau benar-benar menawarkan sex tanpa alkohol!? Kepada orang baru ini?

 

Alkohol adahal pelumas sebelum reproduksi. Bahkan jika sang wanita sudah terbiasa dengan pekerjaannya, Sensitivitasnya berubah tergantung pada ada atau tidaknya alkohol.

 

Bukankah ini ide yang buruk? Kau bahkan mungkin akan membuatnya nyeri.

 

“Tenanglah Fio. Aku sudah tahu apa yang kau pikirkan. Namun percayalah padaku.”

“Maksudmu kau memiliki rencana lain?”

“Ya itu benar! Kalau begitu Palme, haruskah kita pergi?”

“Ya! Mari kita pergi sekarang!”

 

Dia tersenym sambil mengatakannya. Aku dapat melihat tensinya entah kenapa, tapi dia berkata dengan jelas dan tampak tidak terlalu buruk dalam komunikasi. Meskipun penampilannya tidaklah sempurna, dia masihlah gadis yang menyenangkan untuk diajak berbicara dan populer.

 

Baik, Birdie. Mari kita lihat apa “rencana”mu itu.

 

Chapter sebelumnya | TOC | Chapter selanjutnya

Komentar

  1. Jadi emang ngga ada kecanggungan sama sekali antara mc yang sekarang jadi cewe si fio dan temenya birdie yang suka ke zona merah( ͝° ͜ʖ͡°).. oke lah gua faham sih.. fio juga udah lama juga hidup tensei isekai jadi wajar lah.. malah lebih realistis.

    Dan sejauh ch 2 aku masih belum nemuin jalannya cerita ini bakal kemana.. oke lah nice.. yanjut..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Novel TS Reincarnated as the Sub Heroine Bahasa Indonesia

TS Reincarnated as the Sub Heroine Chapter 3 Bahasa Indonesia

TS Reincarnated as the Sub Heroine Chapter 8 bagian R-18 Bahasa Indonesia

TS Reincarnated as the Sub Heroine Chapter 5 Bahasa Indonesia