TS Reincarnated as the Sub Heroine Chapter 5 Bahasa Indonesia
TS Reincarnated as the Sub Heroin Chapter 5 Bahasa Indonesia
Kerja paruh waktu!
Jam menunjukkan larut malam.
Semua orang telah tertidur seperti biasa pada waktu ini. Meskipun lampu di ruanganku masih menyala.
“Hey Fio-san. Bisakah aku bertanya sesuatu?. . .”
“O-k,Yuri. Kau tahu kan kalau aku mendukungmu dalam urusan cinta. Tolong jangan menahan diri, ceritakan semuanya.”
Aku melipat tanganku dan mengistirahatkannya di meja sambil tersenyum. Lilin menyinari wajah yuri saat aku melihatnya. Dia memiliki ekspresi serius.
Mengapa biarawati yang begitu alim mengunjungiku larut malam begini? Apa kemungkinan yang ingin dia tanyakan padaku pada waktu seperti sekarang.
Report this ad
Dia ragu-ragu untuk sesaat, kemudian membuka mulutnya.
“Besok, Ray-san, pada pukul 10, tolong!. . .”
Permintaannya sedikit terbata-bata dan sulit untuk dimengerti. Namun aku bisa mengerti sepenuhnya. Ini bukan pertama kalinya dia memintaku seperti ini.
Dia selalu kesulitan untuk menjelaskannya dengan. Jadi aku hanya tersenyum sebanyak yang kubisa dan membalas.
Baik, serahkan padaku. Namun Yuri. . . . Apa kau punya apa yang aku butuhkan?”
“Er, itu. . . Apakah 20G cukup?”
“20G!? Kenapa kali ini sangat murah? Baiklah, mungkin aku bisa bekerja dengan bayaran semurah ini.”
Aku mengangkat alisku karna jumlah uang tersebut, menunjukkan wajah terkejutku.
Hmm, sebelumnya dia sangat murah hati. Meskipun dia memiliki tubuh yang sangat glamor, nampaknya hatinya tak sebesar itu.
“Aku tahu ini bukan jumlah biasanya, tapi parfumku telah mengurangi jumlah uang sakuku begitu banyak. . . .Meski aku bisa mengajak kencan Alto-sama dengan terampil, tapi keuanganku dalam kondisi susah. . .”
“Itu cukup bermasalah. Namun apa hubungannya dengan permintaan?”
“Eh?um, itu. tapi. . .”
Aku memotong alasannya jadi dia bisa bergantung pada kebaikanku dan memandangnya dengan tatapan dingin. . . . Dan sebagai pengingatnya untuk tidak mencoba menyalahkanku atas permintaannya.
“Tenanglah Yuri. If you take some out of the dating fund. Karena jika kau tidak memilikiku kau mungkin tidak akan berhasil mengajaknya keluar, jadi jangan khawatir. Jika kau mau aku akan menjadi fleksibel, Kau bisa memberiku sisanya nanti, apa kau mengerti?”
Dia sedikit bingung dengan tanggapan dan sikapku yang cepat, setelah selesai mengatakannya akupun tersenyum. Jika kau tidak meminta kau tidak akan mendapatkannya.
“M-mengerti. . . .Apakah 50G cukup?”
“. . . Yah, memang benar keuangan Yuri sedang susah. Jadi hanya untuk kali boleh
saja.”
Baiklah, aku berhasil bernegosiasi harga yang lebih baik. Wanita biasanya sangat sulit untuk diajak bernegosiasi. Benar-benar makhluk yang mengerikan. Meskipun Yuri diam saat ini, bahkan jika ada selisih harga saat ini dia akan menerimanya. Seorang negosiator terlahir.
“T-terima kasih banyak, Fio-san.”
“Serahkan padaku. Pikirkan tentang ini, aku adalah seorang pebisnis, aku akan menepati janjiku. Kukuku. . . .”
Untungnya kesempatan kali ini diselesaikan dengan cepat dan baik. Yuri relatif mudah untuk ditaklukan, tetapi sulit untuk menawar seperti ini setiap saat. Aku bertanya-apakah ada “pekerjaan sampingan” yang lebih muda?
“. . . . Apa yang kalian para gadis bicarakan!?”
“Kyaa!”
“Uwaa~?”
Itu menakutkan!
Terdengar suara gedebuk dari arah pintu. Aku memeriksanya dan ada Root dengan ekspresi menyeramkan disana. Dia bahkan tidak mengetuk.
“Root jangan tiba-tiba berteriak.”
“I-itu menakutiku. Root-san, apa ada sesuatu yang salah?”
“Akupun sendiri terkejut! Rencana mencurigakan apa yang kalian buat!?”
Ahh, aku mengerti. Apa dia mendengar perbincangan kami?
“Ini adalah obrolan bisnis.”
“Ada suasana yang agak mengganggu. Yuri, apa kau secara kebetulan sedamng dibohongi oleh Fio atau semacamnya?”
“Begitukah caramu melihatku!?”
Apakah Root berpikir tentangku sebagai orang jahat? Itu kebalikannya, aku sedang mendengarkan permintaan kotornya
“I-Itu, sebenarnya aku sedang memintanya melakukan hal kotor. . . ”
“Root, apa kau dengan sengaja mendengarkan perbincangan rahasia antara dua wanita? Kau seharusnya tidak mengupingi kami!”
“I-itu. . . Aku tidak mempertimbangkannya, maaf.”
Baiklah, aku mungkin bisa mengubah target untuk disalahkan.
“Namun, apa kau yakin tidak sedang dibohongi? Karena nafas Fio berbohong dan cukup rusak.”
“Oi Root, apa kau mau memulai pertarungan?”
“ Uh, itu benar. . . .Hanya permintaan kecil untuk menahan Ray-san supaya tidak pergi keluar.”
“Tidak meninggalkan rumah?”
Begitu kata Yuri. Aku mungkin akan menyakiti hatiku untuk berpikir bahwa aku telah membohongi mereka.
. . . . . .Baiklah, selama itu tidak menyakiti reputasiku.
“Untuk hari libur besok, Alto-sama memiliki rencana apapun, jadi aku ingin mengajaknya keluar kencan besok. Root-san dan Rin-san bertugas berbelanja, dan setelah pukul 10 pagi Mamya akan pergi keluar berlatih. Hanya Ray-san yang dapat menghalangi, jadi menahannya dirumah akan mencegahnya.”
“Ahh. . . . .Jadi mengenai itu.”
Ekpresiku Root tampak sedikit mengendur. Tampaknya dia berhasil dibujuk oleh kata-kata Yuri.
“Itulah kenapa aku bilang kami sedang melakukan obrolan perempuan. Kemudian si Pria Root dengan tidak sopan mengganggu kami.”
“Aku tidak berpikir begitu, Fio. Aku pikir ini tidak termasuk ke dalam “Obrolan perempuan”.”
Apa? Bukankah semua obrolah antara perempuan dapat digolongkan“Obrolan perempuan”?
“Um, Root-san bisakah kau tidak mengatakan kepada siapapun permintaan ini? . . . .”
“. . . Baiklah. Aku mengerti. Meskipun aku tidak menyukai fakta bahwa Fio menerima uang dari ini, tapi Yuri meyakinkanku untuk tak mengatakan kepada siapa pun. . .”
“Sangat tidak biasa bagi Root untuk menyerah. Biasanya kau akan bertahan dan memarahiku.”
Baiklah kalau dia setuju. Tapi dia tidak terdengar seperti bertanggung jawab karena telah memotong percakapan seseorang.
“Terima kasih banyak. Baiklah, aku akan bersiap untuk besok. Selamat malam,Fio-san,Root-san.”
“Selamat malam Yuri. Maaf karena telah mengganggu obrolanmu di tengah jalan.”
“Tidak apa-apa, itu karena metode yang digunakan Fio-san untuk melakukan hal ini. Jadi aku akan pamit, selamat malam kalian berdua.”
Dia tersenyum dan meninggalkan ruangan sambil memasang kembali tudungnya. Aku adalah seorang healer. Senyuman Sister-san terasa seperti memiliki efek penyembuhan.
“. . . .”
Baiklah, sekarang Yuri telah kembali ke ruangannya. Aku ingin berganti pakaian ke baju tidur. Hmm, bahkan setelah Yuri mengucapkan selamat tinggal. Root masih berdiri disana dengan kuat.
. . . . . Apa orang ini tidak punya akal?
“Kenapa kau masih disini Root? Mungkinkah kau menjadi kosong, aku tidak suka ada seorang pria di kamarku pada waktu seperti ini.”
“. . . .Hey Fio, izinkan aku bertanya satu hal. Apakah kau mengatur waktu pertemuan yang ditentukan ini dengan Yuri?”
“Eh?Ah,Aaa. Begitukah?”
“. . . .”
“A-apa?”
Root hanya berdiri disana merenung. Apa-apaan yang sedang dia pikirkan?
– – *Tick *Tock *Tick *Tock *Tick Tock*
Kemudian terdengar suara ketukan dari pintu. Mungkin Rin ingin berkunjung.
Ahh, ini akan menjadi kekacauan. Tapi aku tidak ingin mengusir pergi Rin! Tapi aku harus.
“Maaf ,Rin?! Tapi aku sedikit sibuk- -!!”
“- – -Oh tidak, ini baik-baik saja! Hey Rin apa kau disana? Kau bisa masuk!”
“Dimengerti, aku akan masuk. . . .Mmm? Kenapa ada Root disini?”
Upayaku untuk mengakhiri kekacauan ini telah berakhir kegagal. Rin kemudian segera masuk, dengan ajah mengantuk menggosok matanhya. Aku perlu segera mengakhir ini.
“Rin, ini adalah waktu yang buruk. Aku ditengah perbincangan denga Root. Jadi, apakah kau tidak keberatan datang lagi nanti?”
“Nh, begitukah? Baik. Aku akan meninggalkan uangku disin. . . Sampai jumpa.”
Ching. Dia melempar 50G ke atas kasurku. Root langsung menatap tajam kearahku. Dia benar-benar orang yang pintar, dan aku sangat bergantung padanya ketika pertempuran. Aku benar-benar tidak ingin hal ini terungkap, aku sungguh ingin dia memaafkanku.
“. . .Hey. Rin. Bisakah aku bertanya sesuatu padamu? Untuk apa uang ini?”
“Ini?. . . .Ini adalah uang terimakasih untuk membuat sibuk si Rubah Betina. Aku dapat dengan mudah mengajak Alto keluar. . .”
. . . . . Kata gadis itu dengan pelan. Yap, aku baru saja bernegosiasi dengan Yuri tentang permintaan serupa untuk menghentikan Ray. Aku juga bernegosiasi sesuatu yang mirip dengan Ray tentang Yuri beberapa saat lalu. Untuk membuat situasi dimana Rin dan Alto sendirian.
Dengan kata lain, bahkan jika Yuri bisa berduaan dengan Alto besok dan berhasil mengajaknya keluar saat liburan. Itu akan sia-sia karna Ray telah membuat janji dengan Alto.
Sekarang Root menatapku dengan api di matanya.
“Kau!! Pembohong yang busuk! Tujuanmu benar-benar busuk!! Kau bilang tidak membohongi Yuri!!”
“Membohongi!? Aku akan memenuhi permintaannya dengan benar!”
“Membohongi?. . . Fio, apakah kau telah melakukan sesuatu yang buruk?”
“Aku tidak melakukannya! Aku melakukan apa yang diperintahkan!”
“Tampaknya aku perlu memperbaiki kepala rusakmu! Aku selalu merasa seperti bertindak sebagai pahlaan yang tepat terhadap kau dan Birdie!”
“Uwaa, jangan ceramah lagi!”
Aku baru selesai keluar bersama Birdie kemarin malam! Aku harus istirahat. Dan sekarang aku menghabiskan malam yang tidak menyenangkan bersama Root.
Punggungku hancur, Aku tidak bisa berdiri dengan benar. Terutama karena mati rasa dari duduk seiza. (Seiza adalah cara duduk tradisional di Jepang. Kayaknya dah pada tau dari anime deh)
Fioooo.. dasar licik.. wkwk XD 👌..
BalasHapus