TS Reincarnated as the Sub Heroine Chapter 10 Bahasa Indonesia
TS Reincarnated as the Sub Heroine chapter 10 Bahasa Indonesia
Pengarahan!?
Maaf, aku terlambat upload. Dari kemarin tubuhku serasa demam, belum lagi laptopku suka restart sendiri //help. Jadi karena itulah translate kali ini terasa sangat lama. Selamat membaca
Sebenarnya aku agak bingung dengan judul bab yang benar, bahasa Inggrisnya “Pursuit” yang secara umum artinya “Pengejaran, Pencarian, dll.” Tapi setelah aku cari lebih jauh di kamus Bahasa Inggris-Indonesia, maknanya dapat berubah menjadi semacam ini. Kuharap sudah benar, kalian bisa bantu mengoreksinya jika mau.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagian pertama, sudut pandang(Pov) Fio
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ada seorang pria yang sedang berjalan. Dia adalah pria yang pendiam dan tidak bersahabat, yang sampai kemarin malam kukira pria baik.
Kemarin malam aku benar-benar bodoh. Apakah itu karena aku adalah seorang perawan, aku menjadi tak peduli dengan segalanya? Seperti menjadi cukup tidak bertanggung jawab. Seolah-olah menelantarkan tanggung jawab untuk hal itu.
Sebenarnya, aku tak terlalu peduli dengan pengalaman pertamaku. . . .Dan aku merasa seperti jenis kelaminku ada di tengah-tengah sejak aku lahir di dunia ini. Aku tidak berpikir bisa memiliki hubungan romantis karena hal ini.
Hanya saja aku lelah.
Kemarin aku merasa seolah akan mati dari serangan kejutan dan kemudian aku tidak bisa tidur karena hasrat Alto semalaman.
Sihir pemulihan di dunia ini dapat menyembuhkan luka dan semacamnya, tapi tidak bisa memulihkan kelelahan. Dan setiap kali aku menggunakan sihir, aku merasa lelah.
Jadi, aku hanya ingin diam dan mengikuti Alto untuk sampai di tempat yang aman secepat mungkin. Kemudian aku ingin tidur secepat yang kubisa.
Namun tidak akan semudah itu.
“Fio, kau memiliki P-pinggul yang indah.”
Pria ini menjilatiku dengan matanya. Aku tidak merasakan apapun, tapi hanya perasaan menjijikkan. Aku perlu melakukan sesuatu sebelum terlambat.
Tetapi, melihat wajahnya, dia tarlihat memiliki ekspresi yang rumit. Tampaknya, dia mungkin tidak menatapku dengan mata kotor. kemudian. . .
“Fio, apakah kau mencintaiku?”
“Pfft, aaaaaaaaaaaAPA!?!”
Aku tidak marah dengan kata-katanya, tapi untuk beberapa alasan aku merasa kesal.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“Cerialah, Fio.”
”. . . .Dengar, jangan berbicara denganku sekarnag.”
Pria ini sungguh super bodoh”Aku tahu itu”. Tapi Aku “tidak tahu” memahami kalau dia sebenarnya melampaui kebodohan. (This guy is super thick headed”I knew that”.However I did not know”understand” that he actually transcended thick headed-ness.) (TN: aku biarin begini aja ya.)
Biasanya, kau tidak bisa begitu saja bertanya kepada seseorang “Apakah kau mencintaiku?” secara tiba-tiba. Berapa banyak kewarasan yang telah hilang dari orang ini?
“Disini, Fio. Aku melihat sebuah kota.”
“Begitukah? Aku juga bisa melihatnya.”
Pastinya dia telah menyelamatkan hidupku berkali-kali, tapi kemarin malam telah benar-benar merusak hubungan kami. Bahkan setelah menerima tawaranku, kekejaman dengan mata dingin yang tercermin pada diriku sangatlah mengerikan. Mungkinkah dia menikmati menyiksa diriku?
Sangat. . . Menyaki- – –
“Uwaaa!?”
“A-apa ada yang salah, Fio!!”
. . . . Itu dia!! Mungkin karena aku trauma oleh kejadian mengerikan kemarin malam. Aku dipermalukan oleh seoranga pria yang jauh lebih kuat dariku. Rasa takut, rasa sakit yang hebat.
Aku tidak bepikir kebangganku pernah tinggi, tapi kebanggan apapun yang kupunya telah tersakiti.
Begitu kami memasuki kota, terdapat papan penginapan dimana-mana. Mungkin kota ini mencari penghasilan dari para petualang. Jadi, ada itukah kenapa banyak orang disini?
. . . . Begitulah yang Alto katakan. Dia bisa melihat semua papan dan kota dari kejauhan. Dia bisa saja mengambil semua pekerjaan Root sebagai navigasi?
Aku penasaran jika semua pemusnahan Iblis dapat dilakukan oleh Alto seorang diri. Sambil berpikir tentang hal itu, Alto mencari sebuah penginapan.
Hotel yang dia temukan adalah penginapan kumuh, jelas bukan penginapan mewah. Meski begitu aku tidak akan komplain, dimanapun aku bisa tidur tidak akan masalah.
. . . . Meskipun, di ruangan yang dia sewa, terdapat dua kasur yang yang berjejer satu sama lain.
“. . . . Kenapa kita berbagi kamar? Tidak mungkin kau tidur di sampingku.”
“Maaf, aku tidak bisa menyewa kamar yang lain. Kita perlu menghemat, uang diperlukan untuk membayar beberapa malam dengan semuanya di kerajaan. Aku tidak membawa uang party bersamaku. Dan aku memperlakukan uang sakuku dengan ketat.”
“. . . . Dimengerti. Kebiasaan kita tidak sama.”
“Tentu saja.”
. . . . .Apanya yang tentu saja? Menghadapi orang ini, membuat tingkat kepercayaan yang kumiliki berada dibawah titik beku. Mungkin haruskah aku menaruh beberapa jebakan payudara?
. . . . .Nah, aku sedang mengantuk. Hanya saja aku terlalu mengantuk, mau bagaimana lagi. Yah, hari ini berbeda dengan kemarin. Energinya habis dan dia tidak sedang menggunakan obat. Jadi seharunya tidak akan ada risiko aku diserang ketika idur.
Baiklah, hanya untuk hari ini kita akan tidur bersama di tempat yang seperti lumpur ini.
Aku berjalan menuju atas kasur kemudian menjatuhkan tubuhku , dan membiarkan kesadaranku memudar.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sudut pandang Alto sampai sisa chapter
TN: Sampai akhir novel, sebagian sudut pandang akan menggunakan Alto. Inilah alasan aku bilang novel ini menggunakan dua Main Character.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tepat setelah Fio jatuh di atas kasur, dia langsung tertiudr. Nafas tidurnya yang damai terdengar di dalam ruangan.
Lagi-lagi aku tidak meminta maaf. Akankah aku tidak bisa mendapat kepercayaannya lagi sampai tiba di kerajaan?
Fio dan aku biasanya tidak banyak saling berbicara. Bagaimanapun biasanya dia bersama Birdie dan Root, mereka bertiga sebagai geng.
Sebaliknya, aku merasa seperti biasanya dihindari oleh Fio. Seperti saat, Jika kita bertemu dengan semuanya maka tidak akan mungkin untuk memperbaiki hubungan kami.
Aku menyakiti Fio begitu dalam sebagai wanita kemarin Malam. Entah bagaimanapun caranya, aku ingin mendapatkan kembali kepercayaannya.
(“Jika kau menyakiti seorang gadis, akan bagus apabila kau memberinya hadiah. Karena jarang ketika seseorang akan tetap marah ketika menerima hadiah. Tentu saja tidak semua orang memiliki perut yang asam.”)
. . . . Aku baru saja mengingat apa yang dikatakan Root kepadaku ketika anggota tim perempuan sedang marah.
Sebuah hadiah? Hmm, pemukiman ini kecil, tapi mungkin ada sejenis perhiasan yang cocok untuk Fio. (T.comment: ini kesannya malah kek mau ngelamar wkwk.)
Mari jelajahi desa sebentar ketika Fio sedang tidur. Dan jika aku menemukan sesuatu yang bagus, aku akan membelikannya untuk Fio. Tetapi aku tidak bisa membeli sesuatu yang mahal, jika itu adalah hal yang kecil mungkin aku bisa membelinya.
Aku mengunci pintu dengan sihir dan mulai berjalan-jalan di sekitar pemukiman ini.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pemukiman ini tidak memiliki begitu banyak tempat tinggal permanen. Ini adalah desa kecil yang lebih seperti tempat istirahat untuk pengunjung yang mampir. Dan kebanyakan bangunan di tempat ini adalah penginapan.
Kebanyakan penduduk merupakan orang yang menjalankan penginapan dan toko yang ada di sekitar desa untuk petualang yang mampir. Tidak benar-benar ada toko yang menjual perhiasan, kebanyakan merupakan barang pakai, seperti makan dan pakain protabel.
Tetapi tidak menutup kemungkinan ada seorang pedagang yang menjual perlengkaan dan perhiasan yang menginap di salah satu penginapan. Mungkin juga bisa menawar dengan harga yang lebih baik jadi kita bisa memiliki cukup uang untuk kamar pribadi besok. Mempertimbangkan kondisi Fio yang stres saat ini, aku mengingkan kamar pribadi.
Mungkin merupakan ide yang bagus untuk menjual sesuatu kita miliki saat ini . Pastinya Armor ini cukup bernilai tinggi. Aku mungkin akan mendapatkan jumlah yang masuk akal. Dan kemudian ketika kita sampai di kerajaan, kita akan membelinya lagi.
Baiklah! Mari temukan seorang pedagang.
Kemudian aku memulai pencarianku untuk menemukan seorang pedang. Tetapi, aku tidak pernah memikirkan tentang apa yang harus kubeli maupun mengetahui apa informasi berguna apapun untuk memutuskan sebuah hadiah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sudah sekitar satu jam aku mengelilingi desa ini. Pada akhirnya aku meneukan suatu pasar loak di sebuah bangunan besar. Ternyata itu adalah sebuah sistem diaman jika kau menetap di penginapan besar ini kau bisa mendirikan sebuah kios.
Ketika aku melihat kearah akomodasi, anehnya disini sangatlah mahal. Kurasa alasannya karena ini.
Pasar loaknya sedang ramai. Terdapat lebih dari 4 atau 5 kios yang sedang berjajar satu sama lain. Orang-orang sedang barang yang tidak biasa dari berbagai wilayah. Mungkin aku bisa menemukan sesuatu disini
. . . . . Aku tidak bagus dalam menawar barang. Biasanya Birdie atau Fio yang melakukannya untukku. Haruskah aku bertanya pada Fio tentang hal ini besok? Daripada aku menjualnya seorang diri?
Ini adalah teka-teki. Aku tidak tahu, bisakah aku menawar harga yang pantas dari pedagang. Aku buruk dalam hal semacam ini.
. . . . . .Tapi, akulah alasan Fio tertidur, dan aku tidak bisa begitu saja membangunkannya. . .
Aku tidak ingin sahabatku pergi. Aku tidak bisa melakukan segalanya sendirian. Apakah ini akan seperti kehidupanku yang sebelumnya, dimana tidak ada seorangpun yang membutuhkanku, dan mati tanpa ada yang merawatku?
Karena ini adalah kondisi yang sangat menjijikkan, aku harus berusaha begitu keras untuk memperoleh kekuatan demi melindungi semua orang. Dan masih belum cukup. Aku sungguh-sungguh benci melukai temanku sendiri, dan menjadi orang yang dibenci, menjadi sendirian lagi.
Dulu aku adalah seorang pria kantoran yang tidak bisa bekerja, aku mengingatnya ketika aku terlahir kembali di dunia ini. Rekan kerja wanita yang melihatku mencemooh karena orang-orang di sekitarku mendapat promosi. Tapi, tak peduli seberapa banyak waktu berlalu, aku selalu saja disuruh melakukan pekerjaan aneh.
Apa yang menyebabkanku melakukannya begitu buruk? Asalnya mungkin karena ketika aku gagal sekali saat mendengarkan. Aku tidak dapat memahami perintah bossku yang mennyebabkan tugas penting gagal diselesaikan. Aku menjadi sadar diri kalau aku adalah beban bagi perusahaan.
Jadi setidak aku berusaha melakukannya dengan serius. Tidak peduli seberapa larut, aku akan terus bekerja, selalu mencari sesuatu untuk dilakukan. Aku bekerja dengan putus. Aku tahu kalau kondisi tubuhku daapt hancur, tapi aku tetap melakukannya. Jadi, semuanya takkan menelantarkanku.
Pada suatu hari aku mendapat sakit perut.. Tetapi rasa sakit perutnya tidak akan menghentikanku. Bahkan jika aku adalah beban, aku perlu bekerja lebih banyak. Meskipun aku tidak kompeten dan harus bekerja dengan keras.
Abdominal pain,sharpness. A part of my belly turned into a stinging pain.My body is telling me to stop. This is not a mental pain.It was clearly physical pain.
Baiklah, aku masih melakukan yang terbiak. Ini hanyalah bagian pojok kanan bawah perutku yang sakit. Seluruh perutku tidaklah sakit. Dengan kata lain, ini masihlah belum serius. Aku mengatakannya pada diriku sendiri.
Suatu sore, aku berdiam sendiri dan bekerja lembur, seperti setiap hari. Semua orang di kantor menanggapiku dengan dingin dan meninggalkan untuk terus bekerja. Tapi pekerjaannya tak pernah selesai. Tentunya poinku tidaklah buruk. (TN: Gatau, ini dibully dikasih kerjaan atau sekedar di acuhin. Tapi tetep kasian sih. Pantes sifatnya jadi rada aneh. )
Perutku masih terasa sakit. Ini adalah sakit yang menyengat, tubuhku menyalahkan diriku karna hal ini.
——-Dan kemudian terdengar sebuah suara dari sesuatu yang robek.
Tidak ada seorangpun di kantor selarut ini. Sambil mememang perutku yang serasa terbakar, aku bahkan tidak mampu menelpon ambulan dengan telepon. Aku rubuh di lantai.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kilas balik dari caraku mati. . . Tidak, aku menenangkan diri. Aku bukan orang lemah lagi.
Aku dengan panik mempelajari sistem sihir kompleks yang ada di dunia ini. Aku melatih tubuhku sehingga aku tidak di bully. Aku menjadi pengguna pedang sihir Alto, sehingga seseorang bisa bergantung padaku.
Dosa kemarin malam akan menghantuiku seumur hidup. Setidaknya aku ingin meminta maaf dari lubuk hatiku yang terdalam. Tapi, tidak seharusnya aku membicarakannya.
Meski itu seharusnya akan baik-baik saja, jika aku meminta maaf pada Fio dengan kelakukan yang baik dan kemudian aku akan dimaafkan. Tapi, meski begitu, aku tidak tahu kapan aku bisa melihat senyumnya lagi
Aku harus memikirkan sebuah cara untuk membuatnya tersenyum lagi.
“Jadi dengan begitu, tidak peduli berapa lama, kau tidak akan bisa mendapatkan seorang wanita. Namun, mendapatkan seorang wanita yang kau idamkan lebih mudah daripada yang kau kira.”
“Tapi Aniki. Aku berbeda dengan aniki, aku membosankan dan tidak pandai berbicara. . .”
“Wajah dan mulut tidak ada hubungannya. Ini tergantung dari apakah kau tahu cara memuaskan seorang wanita atau tidak.”
Sementara aku berpikri dan berkeliaran di sekitar pasar loak. Aku tidak sengaja mendengar percakapan antara seorang pria kurus yang sombong dan pria muda gemuk yang terus mengangguk dengan hidung coklat. Sepertinya mereka adalah karyawan penginapan, mengenakan pakaian karyawan.
“Karyawan tidak bisa meletakkan jari kepada pelanggan karena itu jelas akan membuat si boss tua. Tapi untuk pelanggan, karena tidak ada masalah di masa depan, kau bisa pergi ke tempat , kau bisa pergi ke tempat yang menyenangkan bersama mereka.”
“Ide yang hebat, Anikki.”
“Ini sangat sederhana. Sangat mudah bergaul dengan wanita jika memiliki kemampuan. Baiklah, aku akan memberi tahumu seluruh rahasianya.”
“A-Aniki!! Aku akan mengikutimu selama sisa hidupku!!”
Aku telah mendengat apa yang orang itu katakan dan memikirkannya.
Cara untuk memuaskan seorang perempuan? Mungkinkah aku memerlukan informasi ini?
Kalau begitu, mungkin aku akan mendengarkan pria ini.
“Hmm, pria desa yang muda. Mereka tidak berpengalaman, mereka ingin aku mengajari.”
“. . . . .Aah. Ada apa!?”
Aku memutuskan dengan diriku sendiri dan bertanya padanya secara langsung. Ini pasti adalah kesempatan yang diberikan oleh tuhan.
“Kau bilang kau mengerti bagaimana cara memuaskan seorang wanita. Kumohon, kuharap kau bisa mengajariku cara menyenangkan wanita.”
“S-seorang saudara yang aneh. Jangan tiba-tiba masuk kedalam perbicangan kami.”
“Aku mengerti ini tidak sopan. Tapi aku tidak mengerti, bagimana aku bisa belajar menangani wanita jadi maafkan aku! Tolong ajari aku bagaimana caranya!”
Menaruh tanganku di tanah, menunduk pada si pria muda. Jika ini bisa membuat Fio bahagia kembali, aku aka melakukan apapun. (TN: anjir bagian ini keren juga.)
“. . . . .Fuun, baiklah! Kau tampak serius dan memiliki masalah dengan wanita? Jika itu masalahnya, aku akan memberi penawaran spesial dan mengajarimu intruksi tanpa celah tentang cara bagaiman memuaskan seorang wanita.”
“B-benarkah? Saat ini benar-benar dalam masalah. Tentunya aku ingin kau mengajariku caranya.”
Si pria kemudian menepuk bahuguku.
Dia mengajariku berbagi macam hal. Bagaiman cara merawat wanita dan membuat mereka cerita. Dan bagaimana cara memuaskan wanita. Ini benar-benar menyenangkan bagiku yang tidak memiliki pengalaman sampai kemarin malam. Tampaknya aku baru saja mendengar perkataan tuhan.
. . . . . Jika begitu. Itu pasti karena aku juga mencari informasi semacam ini di kehidupanku sebelumnya, tetapi aku bisa menyerap semua informasinya. Tanpa diragukan lagi, aku pasti tidak kompeten di kehidupan sebelumnya.
Setelah aku mendengar ceramah pria itu, aku kembali ke dalam penginapan, sekarang udah Senja. Dan Fio masih belum bangun.
Seperti Fio yang biasanya, yang biasa berbicara dengan normal sekarang tampak ketakutan padaku. Sebagian perkataannya terdengar canggung. Jika ini terus berlanjut, aku akan dijauhi Fio di masa depan.
Bagaimanapun, hari ini aku harus memulihkan hubungan kami. Aku harus membuatnya tersenyum kembali.
Karena itulah, malam ini-.
Aku dengan tegas memutuskan kepada diriku sendiri; Tidak peduli apapun yang terjadi, aku pasti akan memeluknya lagi! (TN: Dan dengan begitu, Alto telah dilahirkan kembali!)
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Akhirnya
selesai juga chapter ini. Kukira pendek, ternyata sangat panjang. Hufftt.
Hadeh 🤦♂️ Alto polos banget.. pemikirannya simpel banget.. dalem hal ini maksudnya.. kalo dalem strategi bertarung atau semacamnya sih iya.. masalah sosial nya hadeh 🤦♂️..
BalasHapusBakal jadi bencana lagi kah..?